Kebanggaan Tersendiri Menjadi Uang Rp. 1.000 Dari Pada Menjadi Uang Rp. 100.000 Karena Merasa Besar, Hebat Dan Tinggi Tetapi Tidak Begitu Bermanfaat

Kebanggaan Tersendiri Menjadi Uang Rp. 1.000 Dari Pada Menjadi Uang Rp. 100.000 Karena Merasa Besar, HebatDan Tinggi Tetapi Tidak Begitu Bermanfaat

Selamat datang di website Info Pendidikan – Dari cerita singkat dan sederhana di bawah ini mungkin dapat menginspirasi kita sebagai manusia yang berada di muka bumi ini terlebih khusus bagi kita yang telah terpanggil menjadi seorang pendidik untuk selalu berbuat baik. Silahkan simak selengkapnya :
http://ayeleymakali.blogspot.co.id/2016/11/kebanggaan-tersendiri-menjadi-uang-rp.html
Kebanggaan Tersendiri Menjadi Uang Rp. 1.000 Dari Pada Menjadi Uang Rp. 100.000 
Uang kertas Rp. 1.000 dan Rp. 100.000 dibuat dari kertas yang sama dan diedarkan oleh Bank Indonesia (BI). Ketika di cetak mereka bersama tetapi kemudian berpisah di bank karena sudah beredar di masyarakat. Lalu, 6 bulan kemudian merekapun bertemu secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda. Maka merekapun ngobrol :

Uang Rp. 100.000 bertanya kepad Uang Rp. 1.000 ; " kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan berbau amis???" Lalu uang Rp. 1.000 menjawab " karena begitu aku keluar dari bank, trus di sambut ke tangan orang bawah dari kalangan buruh, penjajal, penjual ikan dan di tangan pengemis".

Kemudian uang Rp. 1.000 bertanya balik kepada uang Rp. 100.000 " kenapa kamu begitu baru, rapih dan masih bersih ??? " uang Rp. 100.000 pun menjawab " karena ketika aku keluar dari bank, terus aku di sambut oleh perempuan cantik dan beredarnya pun di restorant mahal, di kompleks pasaraya mall dan juga di hotel berbintang serta keberadaanku selalu di jaga dan jarang keluar dari dompet." Lalu uang Rp. 1.000 bertanya lagi "pernahkah engkau berada di tempat ibadah ???" Uang Rp. 100.000 menjawab " belum pernah" Lalu uang Rp. 1.000 berkata lagi : Ketahuilah "walaupun aku hanya Uang Rp. 1.000 tetapi aku selalu berada di seluruh tempat ibadah dan di tengah anak-anak yatim piatu dan fakir miskin dan aku bersyukur kepada Tuhan semesta alam". Aku tidak di pandang sebagai sebuah nilai tetapi adalah sebuah manfaat. Lantas, menangislah uang Rp. 100.000, karena merasa besar, hebat dan tinggi tetapi tidak begitu bermanfaat selama ini.       
Semoga cerita ini bisa memberi pengajaran kepada kita semua untuk selalu dan terus berbuat baik

Jika bermanfaat Silakan share di FB  maupun GPlus. Berikan saran, pendapat, kritik ataupun pertanyaan di blog ini lewat komentar Facebook atau Google

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kebanggaan Tersendiri Menjadi Uang Rp. 1.000 Dari Pada Menjadi Uang Rp. 100.000 Karena Merasa Besar, Hebat Dan Tinggi Tetapi Tidak Begitu Bermanfaat"

Posting Komentar

Jika Bermanfaat Silahkan Share di Facebook Maupun GPlus. Berikan Saran, Pendapat, Kritik Ataupun Pertanyaan di Web ini Lewat Komentar Facebook atau Google

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

-->