8 Mekanisme Penyaluran Tunjangan Guru Tahun 2018

https://www.gurusmp.co.id/2018/04/8-mekanisme-penyaluran-tunjangan-guru.html
8 Mekanisme Penyaluran Tunjangan Guru Tahun 2018
Dikesempatan kali ini, admin memberikan pemahaman kepada sahabat-sahabat guru se-nusantara terkait 8 Mekanisme Penyaluran Tunjangan Guru Tahun 2018
 yang bermuara dari PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 10 TAHUN 2018.

Adapun 8 Mekanisme Penyaluran Tunjangan Guru Tahun 2018 adalah sebagai berikut:

8 Mekanisme Penyaluran Tunjangan Guru Tahun 2018
1.    Sumber Data
Data  yang  digunakan  merupakan  Dapodik  yang  bersumber  dari sekolah  yang kebenarannya  dijamin  oleh  kepala  satuan  pendidikan berdasarkan surat pertanggungjawaban mutlak.
2.    Penarikan Data
Ditjen GTK melakukan penarikan data dari Dapodik pada bulan Maret setiap  tahun  berkenaan.  Kemudian  melakukan  verifikasi  kelayakan calon penerima Tunjangan Khusus.
3.    Pengusulan Calon Penerima
Pengusulan  calon  penerima  Tunjangan  Khusus  dilakukan  melalui mekanisme sebagai berikut
a.    Dinas  pendidikan  sesuai  dengan  kewenangannya  mengusulkan calon  penerima  Tunjangan  Khusus  secara  daring  (online)  melalui Sistem  Informasi  Manajemen  Pembayaran  Tunjangan  (SIM-Bar) mulai per tanggal 1 Maret tahun berkenaan.
b.    Dinas  pendidikan  sesuai  dengan  kewenangannya  dapat  menolak pemberian  Tunjangan  Khusus  melalui  surat  tertulis  yang ditandatangani  oleh  gubernur/bupati/walikota  sesuai  dengan kewenangannya  kepada  Menteri  u.p  Direktur  Jenderal  Guru  dan Tenaga Kependidikan paling lambat diterima  30 April pada tahun berkenaan.
4.    Pergantian Penerima Tunjangan Khusus Guru  PNSD  yang  telah  pernah  menerima  Tunjangan  Khusus  dapat diganti  dengan  Guru  PNSD  lain  yang  belum  atau  tidak  menerima Tunjangan  Khusus,  apabila  Guru  PNSD  yang  telah  pernah  menerima Tunjangan  Khusus  tersebut  tidak  lagi  memenuhi  persyaratan  sebagai penerima  Tunjangan  Khusus  dan  Guru  PNSD  calon  pengganti memenuhi syarat sebagai penerima Tunjangan Khusus. Penggantian  penerima  Tunjangan  Khusus  dilakukan  mengusulkan Guru  PNSD  pengganti  melalui  mekanisme  sebagaimana  dimaksud pada angka 3 dan Guru PNSD pengganti yang bersangkutan menerima pemberian  Tunjangan Khusus  terhitung bulan  berikutnya pada tahun berkenaan.
5.    Aplikasi Kehadiran Guru dan Tenaga Kependidikan (Hadir GTK)
a.    Aplikasi  Hadir  GTK  merupakan  aplikasi  yang  dirancang  untuk mempercepat proses pembayaran Tunjangan Khusus.
b.    Pencatatan kehadiran Guru PNSD dilakukan secara daring (online) melalui  aplikasi  Hadir  GTK  yang  terdapat  pada  website http://hadir.gtk.kemdikbud.go.id.
c.    Tata  cara  penggunaan  aplikasi  Hadir  GTK  diatur  dalam  pedoman penggunaan  aplikasi  Hadir  GTK  yang  dapat  diunduh  di  laman http://hadir.gtk.kemdikbud.go.id.
d.    Aplikasi Hadir GTK efektif berlaku pada tahun ajaran 2018-2019.
e.    Dinas  pendidikan  sesuai  dengan  kewenangannya  dapat mengunduh  hasil  rekapitulasi  kehadiran  GTK  melalui  aplikasi Hadir GTK.
6.    Penerbitan Surat Keputusan Penerima Tunjangan Khusus (SKTK) SKTK  diterbitkan oleh  Ditjen  GTK  sebanyak  2 (dua) tahap dalam satu tahun.  Tahap  1  (satu)  berlaku  pada  semester  satu  terhitung  mulai bulan  Januari  sampai  dengan  Juni  pada  tahun  berkenaan  (6  bulan). Tahap  2  (dua)  berlaku  pada  semester  dua  terhitung  mulai  bulan  Juli sampai dengan Desember pada tahun berkenaan (6 bulan).  SKTK  yang  diterbitkan  oleh  Ditjen  GTK  dapat  diunduh  oleh  dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya melalui aplikasi SIM-Tun
7.    Pembayaran Tunjangan Khusus
Pemerintah  daerah  provinsi/kabupaten/kota  sesuai  dengan kewenangannya  membayar  Tunjangan  Khusus.  Setelah  terbit  SKTK, Pemerintah  Daerah  provinsi/kabupaten/kota  wajib  membayarkan setiap  triwulan  Tunjangan  Khusus,  paling  lama  7  (tujuh)  hari  kerja setelah  diterimanya  dana  Tunjangan  Khusus  di  rekening  kas  umum daerah  (RKUD)  provinsi/kabupaten/kota  sesuai  dengan  ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemerintah  Daerah  sesuai  dengan  kewenangannya  membayar Tunjangan Khusus langsung ke rekening penerima Tunjangan Khusus setelah melakukan verifikasi dan validasi.
8.    Penghentian Pembayaran Tunjangan Khusus
Pembayaran  Tunjangan  Khusus  dihentikan  apabila  Guru  PNSD penerima Tunjangan Khusus:
a.    Meninggal  dunia,  yang  pembayarannya  dihentikan  pada  bulan berikutnya;
b.    Mencapai batas usia 60 tahun, yang  pembayarannya  dihentikan pada bulan berikutnya;
c.    Tidak  lagi  bertugas  di  Daerah  Khusus  atau  mutasi  ke  jabatan struktural  atau  fungsional  umum,  yang  pembayarannya dihentikan pada bulan berjalan;
d.    Mengundurkan diri sebagai Guru PNSD atas permintaan sendiri, yang pembayarannya dihentikan pada bulan berjalan;
e.    Dinyatakan  bersalah  oleh  pengadilan  dan  telah  memiliki kekuatan  hukum  tetap,  yang  pembayarannya  dihentikan  pada bulan berjalan;
f.      Mendapat  tugas  belajar,  yang  pembayarannya  dihentikan  pada bulan berjalan;
g.    Tidak  melaksanakan  tugas/meninggalkan  tugas  mengajar  tanpa alasan  yang  bisa  dipertanggungjawabkan  paling  banyak  3  (tiga) hari  berturut-turut  atau  kumulatif  5  (lima)  hari  dalam  satu bulan, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan; dan/atau
h.    Tidak  bertugas  lagi  sebagai  Guru  yang  diberi  tugas  sebagai kepala  satuan  pendidikan,  Guru  yang  mendapat  tugas tambahan  atau  Guru  yang  diangkat  sebagai  pengawas  satuan pendidikan  di  daerah  khusus,  maka  penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan.

Itulah 8 Mekanisme Penyaluran Tunjangan Guru Tahun 2018 yang dapat andmin bagikan dikesempatan kali ini. Semoga bermanfaat….

Unduh Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, Dan 
Tambahan Penghasilan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Pada Link Di Bawah Ini:
                                             https://drive.google.com/open?id=1zJt9jLA_TaOtWPy3SVpG4ZXbkzrgJ24n
q

0 komentar