Modul K 13 Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS)

Download Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking  Skill  (HOTS)
https://www.gurusmp.co.id/2018/05/download-modul-penyusunan-soal-higher.html
Download Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking  Skill  (HOTS) 
Selamat bertemu pada Modul  Penyusunan  Soal  Higher Order Thinking Skills (HOTS).  Modul ini terdiri atas  3  (tiga)  materi  pokok  yang  disusun  sedemikian  rupa  sesuai  dengan  kebutuhan  guru  dalam penyusunan soal-soal  HOTS.  Penyajian materi pada modul ini diawali dengan pemaparan fokus dan uraian  materi  pada  masing-masing  materi  pokok.  Sedangkan  pada  bagian  akhir  modul  dilengkapi dengan penugasan dan refleksi.

Materi-materi pokok dalam modul ini adalah sebagai berikut:
1.  Materi Pokok 1: Pengertian dan Konsep Soal HOTS
2.  Materi Pokok 2: Peran Soal HOTS dalam Penilaian
3.  Materi Pokok 3: Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS

Terkait dengan isu perkembangan pendidikan di tingkat internasional, Kurikulum 2013 dirancang dengan  berbagai  penyempurnaan.  Penyempurnaan  antara  lain  dilakukan  pada  standar  isi  yaitu mengurangi materi yang tidak relevan serta pendalaman dan perluasan materi yang relevan bagi peserta didik serta diperkaya dengan kebutuhan peserta didik untuk berpikir kritis dan analitis sesuai  dengan  standar  internasional.  Penyempurnaan  lainnya  juga  dilakukan  pada  standar penilaian,  dengan  mengadaptasi  secara  bertahap    model-model  penilaian  standar  internasional.

Penilaian  hasil  belajar  diharapkan  dapat  membantu  peserta  didik  untuk  meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), karena berpikir tingkat tinggi dapat mendorong peserta didik untuk berpikir secara luas dan mendalam tentang materi pelajaran.

Berdasarkan  hasil  studi  internasional  Programme  for  International  Student Assessment  (PISA) menunjukkan  prestasi  literasi  membaca  (reading  literacy),  literasi  matematika  (mathematical literacy), dan literasi sains (scientific literacy) yang dicapai peserta didik Indonesia sangat rendah. Pada  umumnya  kemampuan  peserta  didik  Indonesia  sangat  rendah  dalam:  (1)  memahami informasi yang kompleks; (2) teori, analisis, dan pemecahan masalah; (3) pemakaian alat, prosedur dan pemecahan masalah; dan (4) melakukan investigasi. Berdasarkan  kenyataan-kenyataan  di  atas,  maka  perlu  adanya  perubahan  sistem  dalam pembelajaran dan penilaian.Penilaian yang dikembangkan oleh guru diharapkan dapat mendorong peningkatan  kemampuan berpikir tingkat tinggi, meningkatkan  kreativitas,  dan  membangun kemandirian peserta didik untuk menyelesaikan masalah. Oleh karena itu Direktorat Pembinaan SMA menyusunModul Penyusunan Soal HOTSbagi guru SMA.

0 komentar