Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) Tahun 2019

Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) Tahun 2019. POS UN ini mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan Ujian Nasional  Sekolah  Menengah  Pertama  (SMP)/Madrasah  Tsanawiyah (MTs)/ Sekolah  Menengah  Pertama  Teologi  Kristen (SMPTK),  Sekolah Menengah  Pertama  Luar  Biasa  (SMPLB),  Sekolah  Menengah  Pertama Terbuka  (SMPT),  Sekolah  Menengah  Atas  (SMA)/Madrasah  Aliyah (MA)/Sekolah  Menengah  Agama  Katolik  (SMAK)/Sekolah  Menengah Agama  Kristen  (SMAK)/Sekolah  Menengah  Teologi  Kristen  (SMTK)/ Utama  Widya  Pasraman  (Sekolah  Keagamaan  Hindu  setingkat  SMA), Sekolah  Menengah  Atas  Luar  Biasa  (SMALB),  Sekolah  Menengah Kejuruan  (SMK)/Madrasah  Aliyah  Kejuruan  (MAK),  Sekolah  Usaha  Perikanan  Menengah  (SUPM),  Sekolah  Menengah  Atas  Terbuka (SMAT),  Satuan  Pendidikan  Kerja   Sama  (SPK),  serta  Program  Paket B/Wustha, dan Program Paket C/Ulya Tahun Pelajaran 2018/2019.
Satuan  Pendidikan  adalah  satuan  pendidikan  dasar  dan  menengah yang  meliputi  Sekolah  Menengah  Pertama/Madrasah  Tsanawiyah (SMP/MTs),  Sekolah  Menengah  Pertama  Teologi  Kristen  (SMPTK), Sekolah  Menengah  Pertama  Luar  Biasa  (SMPLB),  Sekolah  Menengah Pertama  Terbuka  (SMPT),  Sekolah  Menengah  Atas/Madrasah  Aliyah (SMA/MA)/Sekolah  Menengah  Agama  Katolik  (SMAK)/Sekolah Menengah  Teologi  Kristen  (SMTK)/Utama  Widya  Pasraman  (Sekolah Keagamaan  Hindu  setingkat  SMA),  Sekolah  Menengah  Atas  Luar  Biasa (SMALB),  dan  Sekolah  Menengah  Kejuruan/Madrasah  Aliyah  Kejuruan (SMK/MAK),  Sekolah  Usaha  Perikanan  Menengah  (SUPM),  Sekolah Menengah  Atas  Terbuka  (SMAT),  dan  Satuan  Pendidikan  Kerja  Sama (SPK),  serta lembaga pendidikan yang menyelenggarakan Program Paket B/Wustha dan Program Paket C/Ulya.


a.    Setiap  peserta  didik  pendidikan  dasar  dan  menengah  jalur formal dan jalur nonformal kesetaraan berhak mengikuti UN danpseta  UN  jenjang  SMA/MA,  SMK/MAK  sederajat  danProgram Paket  C/Ulya  berhak  mengulang  sebelum  mencapai  kriteria cukup yang ditetapkan BSNP.
b.    Peserta  didik  pada  pendidikan  jalur  informal  yang  terdaftar  di satuan  pendidikan  nonformal  kesetaraan  atau  formal  berhak mengikuti UN.
c.    Setiap  peserta  UN  berhak  mendapatkan  Sertifikat  Hasil  Ujian Nasional  (SHUN)  yang  memuat  mata  pelajaran  yang  ditempuh dalam ujian dan nilai capaiannya.
d.    Peserta  UN  yang  tidak  dapat  mengikuti  UN  di  satuan pendidikannya  karena  alasan  tertentu  dan  disertai  bukti  yang sah, dapat mengikuti UN di sekolah/madrasah lain pada jenjang dan jenis pendidikan yang sama.
e.    Peserta  UN  karena  alasan  tertentu  dan  disertai  bukti  yang  sah tidak dapat mengikuti UN utama berhak mengikuti UN susulan.

a.    Setiap  peserta  didik  pendidikan  dasar  dan  menengah  jalur formal  termasuk  SPK,  nonformal  kesetaraan  dan  informal  wajib mengikuti  UN  satu  kali  untuk  seluruh  mata  pelajaran  sesuai dengan  ketentuan  yang  berlaku  tanpa  dipungut  biaya  dalam rangka  pengukuran  capaian  standar  kompetensi  lulusan  secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistemik.
b.     Setiap peserta ujian wajib mematuhi tata tertib UN.

Belum ada Komentar untuk "Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) Tahun 2019"

Posting Komentar

Gambar ataupun video yang ada di situs ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel