Juknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD, SMP, SMA, SMK, Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2019/2020

Juknis  Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD, SMP, SMA, SMK, Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RepublikIndonesia Nomor 3 Tahun 2019/2020. BOS  Reguler pada  SD dan SMP bertujuan untuk membebaskan pungutan  peserta  didik  yang orangtua/ walinya tidak mampu pada SD dan SMP yang diselenggarakan oleh masyarakat.
BOS Reguler pada SMA dan SMK bertujuan untuk membebaskan pungutan dan/atau  membantu tagihan biaya di SMA dan SMK bagi peserta didik yang orangtua/walinya tidak  mampu dalam  rangka memperoleh layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.



1.    meningkatkan aksesibilitas belajar bagi peserta didik penyandang disabilitas  pada SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB; dan/ atau

2.    memberikan kesempatan yang setara (equal opportunity) bagi peserta didik  penyandang disabilitas yang orangtua/ walinya tidak mampu untuk  mendapatkan layanan pendidikan yang terjangka dan bermutu pada SDLB,  SMPLB, SMALB, dan SLB.

3.    baik yang diselenggarakan masyarakat maupun yang diselenggarakan Pemerintah Daerah.

Sasaran  BOS  Reguler  yaitu  Sekolah  yang  diselenggarakan  oleh Pemerintah Daerah atau masyarakat penyelenggara pendidikan yang telah terdata  dalam  Dapodik.  Bagi  Sekolah  yang  diselenggarakan  oleh masyarakat telah memiliki izin operasional.

Penyaluran  dana  BOS  Reguler  dilakukan  tiap  triwulan.  Bagi  wilayah dengan  geografis  yang  sulit  dijangkau  penyaluran  dana  BOS  Reguler dilakukan tiap semester.



1.    BOS  Reguler  dikelola  oleh  Sekolah  dengan  menerapkan  Manajemen Berbasis  Sekolah  (MBS),  yang  memberikan  kebebasan  dalam perencanaan,  pengelolaan,  dan  pengawasan  program  yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Sekolah;

2.    Penggunaan  BOS  Reguler  hanya  untuk  kepentingan  peningkatan layanan  pendidikan  dan  tidak  ada  intervensi  atau  pemotongan  dari pihak manapun;

3.    Pengelolaan  BOS  Reguler  mengikutsertakan  guru  dan  Komite Sekolah;

4.    Pengelolaan  BOS  Reguler  dengan  menggunakan  MBS.

Besaran  alokasi  BOS  Reguler  yang  diterima  Sekolah sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  dihitung berdasarkan  jumlah  peserta  didik  dikalikan  dengan satuan biaya.



1.    SD  sebesar  Rp800.000,00  (delapan  ratus  ribu rupiah)  per  1  (satu)  peserta  didik  setiap  1  (satu) tahun;

2.    SMP  sebesar  Rp1.000.000,00  (satu  juta  rupiah)  per 1 (satu) peserta didik setiap 1 (satu) tahun;

3.    SMA sebesar Rp1.400.000,00 (satu juta empat ratus ribu rupiah) per 1 (satu) peserta didik setiap 1 (satu) tahun;

4.    SMK  sebesar  Rp1.600.000,00  (satu  juta  enam  ratus ribu rupiah) per 1 (satu) peserta didik setiap 1 (satu) tahun; dan

5.    SDLB,  SMPLB,  SMALB,  dan  SLB  sebesar Rp2.000.000,00  (dua  juta  rupiah)  per  1  (satu) peserta didik setiap 1 (satu) tahun.

Konten Terkait

Belum ada Komentar untuk "Juknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD, SMP, SMA, SMK, Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2019/2020"

Posting Komentar

Gambar ataupun video yang ada di situs ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel