Buku Panduan Penetapan Kode Etik Bimbingan Dan Konseling Indonesia (Asosiasi Bimbingan Dan Konseling Indonesia)

Buku Panduan Penetapan Kode Etik Bimbingan Dan Konseling Indonesia (Asosiasi Bimbingan Dan Konseling Indonesia). Asosiasi  Bimbingan  dan  Konseling  Indonesia  (ABKIN)  merupakan organisasi  yang  bersifat  keilmuan,  profesional,  dan  independen  yang anggotanya  para  sarjana,  profesi,  magister,  dan  doktor  bimbingan  dan konseling.Mereka  bekerja  dalam  berbagai  setting,  khususnya pendidikan.Bimbingan  dan  konseling  merupakan  bagian  integral  sistem pendidikan nasional bertujuan untuk menghantarkan peserta didik mencapai perkembangan yang optimal.
Artinya mereka mampu  menavigasi perjalanan hidupnya  melalui  pengambilan  keputusan  termasuk  yang  terkait  dengan keperluan  untuk  memilih,  meraih  serta  mempertahankan  karier  untuk mewujudkan  kehidupan  yang  produktif  dan  sejahtera,  serta  untuk  menjadi warga  masyarakat  yang  peduli  kemaslahatan  umum.Peserta  didik  mampu untuk  mengeksplorasi,  memilih,  berjuang  meraih,  serta  mempertahankan karier  itu  yang  ditumbuhkan  secara  isi-mengisi  atau  komplementer  antara guru  bimbingan  dan  konseling  atau  konselor  dengan  pendidik  lain  dalam setting pendidikan.

Nilai-nilai profesional akan menjadi landasan perilaku etis dan dalam pengambilan  keputusan.  Prinsip  dasar  dari  perilaku  etis  profesional  antara lain  otonomi,  kebaikan,  keadilan,  kesetiaan,  kejujuran.  Sikap-sikap  dasar tersebut harus dijunjung tinggi dan  diiamalkan oleh setiap guru  bimbingan dan konseling atau konselor dalam menavigasi perkembangan konseli secara optimal.Atas  dasar  pemikiran  di  atas,  maka  diaturlah  perilaku  etis  tersebut dalam sebuak Kode Etik Bimbingan dan Konseling dalam naskah ini.


Lima  Tujuan  Kode  Etik  Bimbingan  dan  Konseling  Indonesia. Kode  etik  profesi  adalah  norma-norma,  sistem  nilai  dan  moral  yang merupakan aturan tentang apa yang harus atau perlu dilakukan, tidak boleh dilakukan,  dan  tidak  dianjurkan  untuk  dilakukan  atau  ditugaskan  dalam bentuk ucapan atau tindakan atau perilaku oleh setiap tenaga profesi dalam menjalankan  tugas  profesi  dan  dalam  kehidupan  bermasyarakat  dalam rangkaian budaya tertentu.

Kode  etik  dinyatakan  dalam  bentuk  seperangkat  standar,  peraturan,  dan atau pedoman yang mengatur dan mengarahkan ucapan, tindakan, dan/atau perilaku  guru  bimbingan  dan  konseling,  konselor,  dosen  bimbingan  dan konseling  anggota  ABKIN  sebagai  pemegang  kode  etik  yang  bekerja  pada berbagai sektor dan dalam interaksi mereka dengan mitra kerja serta sasaran layanan atau konseli dan anggota masyarakat pada umumnya.

Kode  Etik  Bimbingan  dan  Konseling  Indonesia  memiliki  lima  tujuan, yaitu:

1.    Memberikan  panduan  perilaku  yang  berkarakter  dan  profesional  bagi anggota dalam memberikan pelayanan bimbingan dan konseling.
2.    Membantu  anggota  dalam  membangun  kegiatan  pelayanan  yang profesional.
3.    Mendukung  misi  organisasi  profesi,  yaitu  Asosiasi  Bimbingan  dan Konseling Indonesia (ABKIN) dan divisi-divisinya.
4.    Menjadi  landasan  dan  arah  dalam  menghadapi  dan  menyelesaikan permasalahan yang datang dari dan mengenai diri anggota asosiasi.
5.    Melindungi anggota asosiasi dan sasaran layanan (konseli).

0 Response to "Buku Panduan Penetapan Kode Etik Bimbingan Dan Konseling Indonesia (Asosiasi Bimbingan Dan Konseling Indonesia)"

Post a Comment

Gambar ataupun video yang ada di situs ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel